Anak cerdas ‘Bukan’ di Sekolah Tapi di Rumah Bersama Papa Mama-nya, Lihat Yuk Pola Asuh yang Mencerdaskan Anak

HIPVIE.COM – Kunci kecerdasan anak adalah orangtua. Apa yang terjadi selama 5 tahun pertama kehidupan dapat mempengaruhi perkembangan otaknya seumur hidup.

Oleh karena itu, pengasuhan terhadap anak perlu diperhatikan dengan lebih dalam. Karena hal tersebut merupakan proses interaksi antara orangtua dengan anak yang dilakukan sejak dini.

Interaksi mencakup perawatan, seperti mencukupi kebutuhan makan, mendorong keberhasilan dan melindungi, maupun mensosialisasi yaitu mengajarkan tingkah laku umum yang diterima oleh masyarakat.

1. Tingkatkan kontak orangtua-anak

Kontak langsung dengan orangtua merupakan alat belajar yang terbaik bagi anak, dan tidak dapat menggantikan berbagai jenis teknologi, video, maupun acara TV tertentu. Orangtua yang berbicara, bermain, berinteraksi langsung dengan anak memberikan stimulasi yang paling dibutuhkan oleh anak karena mengandung ikatan emosional bermakna untuk mereka.

Sebagai contoh, Anda dapat mulai berbicara dengan anak sejak ia masih bayi. Ceritakan kegiatan apa saja yang sedang Anda lakukan, tunjukkan senyum Anda, ajak bercanda dan tertawa bersama. Ketika ia mulai besar, bacakan cerita atau dongeng. Namun jangan membaca secara pasif, lakukan secara dua arah agar memicu imajinasi dan rasa ingin tahu mereka.

2. Berikan permainan yang cerdas

Bermain adalah dunia anak. Ketika memberikan mainan untuk anak, sesuaikan dengan tahap perkembangan seusianya. Mulailah dari mainan yang berbunyi atau bergerak, kemudian mainan bertekstur yang mudah digenggam. Pilih jenis mainan yang memicu rasa ingin tahu, berwarna, berbentuk menarik, yang merangsang interaksi antara anak dan mainan. Namun perlu diingat, apa yang Anda lakukan bersama anak jauh lebih penting dari apa yang Anda belikan untuk anak Anda. Oleh karena itu, selalu sempatkan waktu bermain bersama mereka.

3. Berikan nutrisi optimal

Terutama ASI eksklusif, MPASI, hingga makanan dewasa. Berikan makanan tersebut secara bertahap, sesuai dengan anjuran usianya dan ukuran porsinya.

4. Berikan imunisasi lengkap

Anak yang menerima imunisasi lengkap sesuai usianya, cenderung memiliki kecerdasan kognitif dan kemampuan fisik lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak menerima imunisasi. Sebab anak yang menerima imunisasi berisiko lebih rendah menderita penyakit sehingga bertumbuh lebih optimal dibandingkan dengan anak yang tidak diimunisasi.

(klikdokter.com)
FOTO: copyright of simplemomblog.com

Baca juga: Tidak Perlu Lagi Khawatir, Lakukan Cara Sederhana Ini Untuk Menurunkan Panas Anak Dengan Cepat

Mungkin kamu butuh ini: Perut Kamu Buncit? Kempeskan Dengan Ramuan Ini, Hanya Beberapa Hari Sudah Terlihat Hasilnya


Bagikan ke temanmu ya!

Tempat Comments Sahabat HIPVIE :

comments

Today view: 1 - Total View: 1254